Coil-Swap Mod: Virtual Humbucker

Modifikasi wiring gitar yang mudah, murah, berguna, dan juga unik. Metode wiring coil-swap hanya membutuhkan DPDT toggle atau potensio push-pull dan kemampuan solder tentunya.

Tone yang dihasilkan menurut saya lebih oke daripada coil-split dan parallel mod. Memang metode coil-split akan mendapatkan karakter tone yang Strat-ish, tapi juga tidak hum-cancelling. Begitu juga parallel wiring meski tone-nya hampir mirip dengan coil-split dan ada hum-cancelling, tapi outputnya juga berkurang jauh. Dua metode tadi tidak akan optimal jika menggunakan pickup low-output.

Jadi anda butuh hot pickups untuk melakukan modifikasi split/parallel/out-of-phase. Tapi itu balik lagi ke selera dan faktor-faktor lain (tipe pickup, kayu, elektronik, amps, etc.).

THE CONCEPT

—Upper HB is neck, lower HB is bridge—

Nn is screw coil in neck HB
Nb is slug coil in neck HB
Bn is slug coil in bridge HB
Bb is screw coil in bridge HB

(S) connected in series
(P) connected in parallel

• 3 pos switch rhytm-middle-treble, regular HBs:

Nn(S)Nb – [Nn(S)Nb] (P) [Bn(S)Bb] – Bn(S)Bb

• 3 pos switch, rhytm-middle-treble, ‘virtual’ HBs:

Bb(S)Nb – [Bb(S)Nb] (P) [Bn(S)Nn] – Bn(S)Nn

Semua posisi ini hum-cancelling dan output relatif sama dengan wiring normal. Karena kita hanya menukar posisi antara screw dan slug di pickup humbucker.

Berikut kutipan dari Artie sang penemu modifikasi ini:

It doesn’t matter if you do inner/outer or north/south. There’s never a phasing problem. Its only a question of whether or not you have hum-cancelling. North/south gives you noise-cancelling. Inner/outer doesn’t. Unless, of course you do some creative rewiring, and a magnet flip.”

Tapi sebelum memulai, pastikan anda sudah mengetahui kabel pickup mana yang musti disolder ke switch DPDT. Hasilnya tidak akan sesuai jika posisinya salah atau terbalik. Silahkan anda melihat skema lainnya untuk melihat pengembangan yang lebih kompleks lagi dari metode.

THE SOUND

Lalu bagaimana dengan tone-nya? Selain beberapa faktor yang berpengaruh, hasil yang didapat dari gitar saya seperti ini:

Saat menggunakan pickup posisi neck, saya mendapatkan karakter yang smooth seperti biasa. Namun ketika saya aktifkan coil-swap ini, pickup bridge juga ikut mewarnai tone-nya dan terasa lebih mengigit. Tapi tidak tajam seperti tone pickup bridge normal.

Dan sebaliknya, saat saya gunakan pickup bridge dan coil-swap aktif, tone-nya jadi sedikit halus karena ada pengaruh dari pickup neck. Namun saat posisi kedua pickup neck, bridge, dan coil-swap aktif secara bersamaan perbedaannya tidak terlalu signifikan.

Berikut skema yang digunakan pada gitar saya:

Recommended articles for you

Add a comment