Dalam dunia persilatan tone, masih ada unsur mistis atau ‘mojo’ yang membuat gerah para gitaris. Oleh karena itu saya coba menggunakan dua komponen yang dipercaya sebagai ‘vintage-perfect’. Induktor dan potensio dengan spesifikasi VOX Clyde McCoy ’60-an.
Saya sempat membahas tentang proses modifikasi pedal Wah Jim Dunlop Crybaby GCB-95 hanya menggunakan beberapa komponen yang relatif terjangkau. Hasil yang diperoleh menurut saya cukup bagus dan layak anda coba.
![]()
Komponen yang saya dapatkan adalah versi replika. Produk originalnya sudah tidak diproduksi lagi sejak lama. Meski ada yang jual pun harganya akan sangat mahal. Replika yang saya gunakan adalah Whipple Inductor dan ICAR ‘black-hat’ potensiometer.
Sebenarnya masih ada beberapa produsen induktor seperti Fasel, Fulltone, dan Teese (RMC). Saya memilih Whipple atas rekomendasi rekan sejawat dan ingin mencoba produk non-mainstream. Tapi semua induktor itu masih berpatokan kepada Clyde McCoy.
Silahkan anda baca di situ dan di sana untuk mengetahui sejarah lengkap kedua komponen vintage tersebut. Fokus tulisan ini lebih berupa proses modifikasi yang saya lakukan.
Mengganti potensio stock (Dunlop Hotz Potz II) dengan ICAR pot 100 KΩ adalah hal pertama yang saya lakukan. Respon yang saya rasakan lebih baik dibanding Hotz Potz II. Sweep frekwensi terasa lebih dalam.
ICAR pot memiliki dead-zone sebelum mencapai posisi maksimum. Artinya saat posisi pedal di ujung kaki (max), nilai hambatan ICAR sudah mencapai 0 (zero) KΩ hingga pedal itu ditekan lebih jauh mencapai tombol on/off.
Hotz Potz tidak memiliki dead-zone di posisi maksimum dan masih ada sedikit hambatan yang dapat merubah suara Wah dari posisi ujung kaki hingga menekan tombol on/off.
Kualitas potensio juga dilihat berdasarkan ketahanannya. Ini membutuhkan waktu, jadi saya belum bisa berkomentar lebih jauh tentang durabilitasnya. Dilihat dari segi fisik produknya saya sudah cukup puas.
Selanjutnya adalah mengganti induktor. Saya tes dengan multimeter untuk mengetahui bagian mana yang harus dipasang dari 5-pin yang ada pada Whipple.
Ternyata hanya ada 2-pin yang aktif, sisanya tidak menunjukkan aktifitas. Ini sudah cukup menunjukkan posisi yang harus di solder.

Pada proses awal modifikasi pedal ini saya masih menggunakan input buffer. Banyak tutorial modifikasi pedal Wah yang menyarankan untuk membuang buffer tersebut.
Untuk eksperimen ini saya membandingkan respon induktor standar dan Whipple saat buffer masih terpasang. Ternyata sound yang dihasilkan tidak berubah banyak.
Sampai di sini saya menyimpulkan bahwa input buffer bukanlah hal yang buruk pada pedal Wah.
Jika dilihat dari sisi manufaktur dengan adanya input buffer, Jim Dunlop bisa menjaga konsistensi sound tiap pedal Crybaby yang diproduksi. Sehingga tidak ada perbedaan yang mencolok meski menggunakan induktor dengan kapasitas berbeda.
Dari googling saya menemukan bahwa induktor produksi Jim Dunlop (bahkan merk Fasel) itu mempunyai nilai antara 300-650 mH (mili Henries).
Berbicara sedikit tentang mili Henries, sudah menjadi legenda bahwa induktor terbaik itu mempunyai nilai 500 mH. Tau kenapa? Yup, nilai ini sama seperti yang ada di pedal Clyde McCoy (lagi!).
Namun angka tersebut tidaklah mutlak, karena material yang digunakan induktor juga berpengaruh terhadap tone. Multimeter saya tidak memiliki satuan Henries dan hambatan yang diperoleh sekitar 30 KΩ, saya berasumsi nilai Whipple lewat dari angka 500 mH.
Lalu apa yang terjadi jika buffer itu dilepas? Sound berubah drastis!
Saat pertama kali mencoba Whipple tanpa input buffer justru saya merasa kecewa. Meski frekwensi mid jadi lebih padat, tapi resonansinya tidak sesuai harapan. Coba sebut kata “WOH”, kira-kira itu yang saya dapat.
Sampai tahap ini spesifikasi sirkuit GCB-95 saya sudah sangat mendekati spesifikasi VOX Clyde McCoy. Tapi entah kenapa saya tidak menyukainya. Saya ulik sirkuitnya lebih lanjut.
Target komponen yang diulik adalah satu buah resistor yang terhubung paralel dengan induktor. Resistor ini berfungsi untuk mengatur resonansi “wah/weh/woh”. Saya gunakan nilai 56 KΩ untuk mendapatkan kembali resonansi “WAH” yang saya sukai.
Saya tukar kembali Whipple itu dengan induktor standar GCB-95 untuk mengetahui responnya dengan resistor tersebut. Hasilnya bisa anda dengar di sound sample.
Modifikasi lain yang layak dipertimbangkan adalah menambah output buffer. Kasus yang sering terjadi adalah pedal Wah tidak bekerja optimal jika ditaruh sebelum pedal fuzz. Output buffer adalah solusi yang tepat dan tidak akan merubah tone pedal Wah anda. Berikut perbandingan output buffer pedal wah terhadap efek fuzz:
Sirkuit pedal Wah meski sederhana tapi ada banyak celah modifikasi. Inti modifikasi ini adalah menemukan kombinasi komponen dan nilai yang cocok dengan selera penggunanya.
Signature Crybaby Pedals dari Zakk Wylde, Slash, Jimi Hendrix, dll. masih memakai sirkuit dasar Crybaby dibumbui fitur dan cap nama untuk melambungkan harganya.
Saya tidak berniat menyatakan mana hasil modifikasi yang terbaik karena selera tiap gitaris berbeda. Berikut dua sound sample Crybaby tanpa buffer. Manakah yang cocok dengan anda?
mas cardinal menurutku kok kayaknya enak yg yg pertama, lebih treble, menjerit….yg kedua bassy….ato mungkin inductor whipple nya ngk bagus kondisinya?
salam kenal, fahmy
Salam kenal juga,
Kedua induktor itu dalam kondisi yang bagus. Tapi memang karakternya berbeda.
Jadi menurut mas, Whipple itu di contoh suara yang kedua ya?
Anda yakin?