Pedal Wah selalu membuat saya takjub. Karakter sound yang brutal, funky, bahkan humoris bisa dihasilkan oleh wah pedal tergantung dari permainan sang gitaris tentunya. Now let’s talk about this pedal. Harmony-Central Style!
Cara menggunakannya sama seperti pedal Wah lainnya. Ditekan dengan ujung jari kaki dan tumit. Fitur sweep yang ada di pedal lain biasanya menggunakan knob yang kadang terlalu menjorok keluar. Hal itu riskan patah di panggung yang chaos atau tragedi lainnya.
Pedal ini menggunakan trimpot yang terletak di dalam circuit board untuk meminimalisir resiko itu. Ada dua trimpot yang tersedia: Range (jarak respon frekwensi rendah hingga tinggi) dan Sweep (lebar untuk sound mulus atau sempit untuk sound funky). Hanya butuh putaran beberapa milimeter untuk hasil sempurna.
Untuk mengaturnya anda membutuhkan sebuah obeng minus melalui dua lubang kecil yang ada di depan. Menurut saya akan lebih mudah jika casing bagian depan dicopot saat pengaturan. Setelah dapat sweet-spot yang disukai, tutup kembali casing-nya dan lupakan. Settingan itu akan bertahan lama.
Switch ON/OFF terletak di tumit. Beda dengan switch pedal Wah umumnya yang ada di depan. Butuh beberapa waktu untuk membiasakan hal ini. Rata-rata pengguna Wah juga secara intuitif merubah posisi pedal ke tumit tiap kali mengaktifkan wah sebelum memulai aksi solonya. Ada sound treble sesaat yang menyebalkan. Poin plus DOD FX-17.

Sedangkan untuk switch Volume/Wah hanya bisa diakses oleh jari tangan. Jadi jangan harap bisa merubah fitur wah/volume dengan cepat saat tengah lagu. Luangkan waktu sejenak untuk membungkuk untuk meraih switch tersebut. Bisa saja switch itu di modifikasi menggunakan pedal stomp terpisah.
Dimensi pedal ini hanya 1.5 kali ukuran stompbox BOSS. Namun saya tidak merasa ada kesulitan untuk mengontrolnya, apalagi ukuran kaki normal Asia pun tidak sebesar bule. Bisa irit tempat juga di pedalboard.
Saya beri skor 7, karena butuh waktu untuk membiasakan diri dengan pedal ini. Dan jika saja ada lampu indikator LED, maka saya akan memberi skor yang lebih tinggi.
Saya tidak bisa kasih skor lebih dari ini. Karena selera gitaris berbeda-beda tentang masalah sound. Tapi seperti yang sudah disinggung, ini bukan pedal Wah standar.
Jangan harap bisa mendapatkan sound vintage Wah seperti Hendrix atau SRV. Setara dengan sound modern Wah seperti Morley. Soundnya bisa lebih nyelekit dari Wah tipikal.

Satu fitur yang jarang dibahas oleh artikel review lainnya adalah fitur Voltage Controller 0 – 5 Volt. Anda dapat menghubungkannya dengan pedal stompbox atau synthesizer yang memiliki output expression dan menjadikan DOD FX-17 sebagai controller. Fungsinya seperti Roland EV-5 Expression Pedal.
Saya pernah coba menghubungkan pedal ini ke modul drum electric Roland TD-6. Jadi dengan pedal ini saya seolah-olah dapat memainkan pedal hi-hat atau kick!
Fitur volume tidak terlalu spesial. Trimpot untuk mengatur karakter Wah tadi juga berpengaruh terhadap mode volume. Jika saya telah mengatur sweet-spot untuk Wah, tidak bagus untuk volume. Begitu juga sebaliknya, jika diatur sweet-spot untuk volume, sound Wah terdengar jelek.
Untungnya saya lebih suka memainkan knob volume di gitar. Posisi pedal di awal pedalboard juga tidak membawa faedah yang berarti kecuali jika volume pedal anda ditaruh setelah beberapa rangkaian efek.
Beberapa orang beranggapan bahwa kualitas produk Made in USA adalah yang terbaik. Pedal ini mencoba teguh pada anggapan itu. Tebal casing besi 2 mm terlihat sangat tangguh bahkan anda bisa coba untuk getok paku atau bunuh tikus dengan pedal ini. Serius! Semua soket konektornya masih terasa mantap.
Mekanisme pedal ini pun berbeda dari pedal wah lain yang menggunakan potensiometer (Dunlop, Vox) atau optical (Morley). DOD FX-17 menggunakan lempengan konduktor yang solid dan awet.
Penyakit pedal DOD umumnya adalah tutup baterai yang gampang copot dan hilang entah kemana. Tapi saya beruntung bisa dapetin pedal bekas ini dalam keadaan masih utuh. Langsung saya tempel double-tape supaya tidak hilang. Pakai power adaptor saja.
Di Indonesia? Bah.
Meski ada modifikasi untuk merubah respon frekwensi supaya pedal ini dapat digunakan untuk bass, tapi saya belum merasa perlu untuk merubahnya.
Jika anda lebih fokus mencari tone Wah yang unik, anda wajib mencoba pedal ini. Tapi jangan berharap banyak untuk fitur volumenya.
I play almost everything for 10+years.. jack of all trades, master of none. And this pedal gave me the possibilities to do all of that. Untuk produk era awal ’90-an dan sudah tidak diproduksi lagi, saya merasa wah pedal ini dapat bertahan lebih lama lagi.
Add a comment
Archived old comments. Please use the new comment form.