Noise(y) Guitar

“Gitar gue kok noise banget yah?!” Ini problem tipikal para gitaris. Solusinya sudah ada. Saya tidak bicara tentang pedal noise gate/supressor. Noise, hiss, broom, atau bunyi ‘kresek’ dapat muncul dari gitar, kabel, jack, efek, ampli, dan power supply.

Khususnya untuk gitar dengan pickup single-coil, sedikit membenahi wiringnya akan memperoleh hasil yang cukup signifikan. Bahkan sebelum anda melirik untuk memakai pick-up yang diklaim noiseless. Metode ini juga berguna untuk pickup humbucker.

Berikut beberapa tips untuk mengurangi noise pada gitar. Saya juga akan bahas sedikit tentang jenis pedal noise gate di akhir tulisan.

STAR GROUNDING

Sifat arus listrik itu seperti air mengalir ke segala arah hingga bermuara menuju lautan. Dari analogi itulah kita melakukan metode star-grounding. Semua kabel ground dari pickup, toggle-switch, potensiometer, dan output jack digabung jadi satu titik atau terminal. Kemudian dari titik tersebut tambahkan satu kabel lalu disekrup ke badan gitar.

Tips: Anda bisa gunakan bahan logam dengan dimensi dan ketebalan secukupnya sebagai terminal untuk menghubungkan semua kabel ground sehingga mudah di solder dan terlihat rapi.

Meski sekrup tersebut sedikit ‘merusak’ bagian dalam gitar anda, tapi hasilnya akan sepadan dan tidak akan terlihat setelah ditutup pickguard. Tidak akan menurunkan nilai jualnya, kecuali jika gitar anda benar-benar mempunyai nilai bersejarah!

Remove Ground Loop

Ground loop artinya ada jalur ground yang tumpang tindih atau tidak mempunyai jalur langsung ke terminal tapi melalui ‘halte’ terlebih dahulu. Misalnya di wiring gitar ada kabel yang menghubungkan ground antar potensio. Buang jalur tersebut! Berikan jalur ground terpisah yang kemudian disatukan ke terminal dalam metode star grounding.

Metode umum digunakan oleh pabrik gitar yaitu bagian bawah potensio berfungsi terminal ground. Metode ini sebenarnya kurang optimal. Karena bagian bawah potensio itu juga berfungsi sebagai heatsink yang dapat melepas panas. Sehingga butuh solder dengan suhu tinggi dan jumlah timah yang banyak supaya melekat ke sana.

Meski ada beberapa trik supaya timah cepat menempel, tapi jika dipaksakan akan merusak potensio. Sebaiknya potensio tidak digunakan sebagai terminal ground.

Remove bridge/Tailpiece ground

Sering juga ada kabel ground yang terhubung ke bridge/tailpiece. Metode ini menjadikan badan kita sebagai pseudo ground. Metode ini kurang tepat karena tubuh manusia bukan ground. Bahkan beresiko terkena setrum tegangan tinggi yang berasal dari ampli rusak.

Untuk membuktikan bahwa tubuh manusia bukan ground, silahkan anda coba sendiri dengan langkah-langkah berikut ini:

  1. Masukkan jack gitar ke input ampli. Ujung jack yang lain tidak dihubungkan kemanapun termasuk gitar. Dan untuk sementara jangan disentuh dulu.
  2. Nyalakan ampli dan putar knob gain hingga lewat dari arah jam 12.
  3. Pastikan anda dalam kondisi normal (tidak memakai sarung tangan atau berdiri di plat besi). Kemudian sentuh jack pada bagian ujungnya saja (tip) tanpa menyentuh bagian sleeve-nya. Jika badan anda berfungsi sebagai ground, seharusnya noise dari ampli akan berkurang. Ternyata tidak demikian.
  4. Selanjutnya genggam jack itu hingga kulit anda menyentuh bagian tip & sleeve dari jack. Maka noise-nya akan berkurang. Karena kulit anda hanya berfungsi sebagai penghantar arus dari tip menuju sleeve yang sudah terhubung ke ground ampli.

Dalam beberapa kasus memang terjadi saat kita menyentuh senar yang terhubung ke bridge/tailpiece, noise menjadi berkurang. Tubuh kita seolah berfungsi sebagai ground. Tapi sebenarnya arus tersebut hanya ‘diredam’ saat dihantarkan melalui tubuh.

Kedua metode di atas memang tidak lazim dipraktekan pabrik gitar bahkan untuk gitar mahal sekalipun. Tapi ada juga gitaris yang bilang justru mojo-nya disitu. Whatever.

SHIELDING

Shielding ini berfungsi untuk mencegah gangguan EMI dan RFI. Caranya, seluruh bagian internal (cavity) gitar dilapisi dengan material seperti lembaran alumunium, tembaga, atau cat konduktif.

Lembaran tembaga dan cat konduktif itu cukup sulit didapat dan harganya relatif mahal. Lebih mudah menggunakan kertas alumunium foil yang biasa dijual di supermarket. Hasilnya masih tetap optimal seperti material lainnya.

Pastikan seluruh bagian dalam pickguard dan cavity tertutup dan tidak ada bagian yang terputus seperti yang terlihat di gambar.

Lebihkan sedikit alumunium hingga mencapai bagian atas body gitar untuk menghubungkan jalur konduksi saat pickguard dipasang ke gitar

Tempel 2-3 lapisan supaya lebih kuat. Pastikan lembaran tersebut tidak menyentuh solderan kabel atau komponen lain dalam gitar untuk menghindari resiko ground loop. Cukup lindungi dengan bahan non-konduktif seperti selotip atau lakban sehingga tiap komponen terisolasi dengan baik.

Metode di atas memang terkesan rumit, tapi sebenarnya cukup mudah dilakukan. Luangkan waktu yang leluasa untuk memahami dan melakukan metode tersebut supaya hasilnya sempurna dan dapat bertahan selama mungkin.Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk mengurangi noise dari faktor lain secara keseluruhan.

ELECTRICAL EARTH/GROUND

Dalam ilmu elektronik, istilah Earth berasal dari Inggris sedangkan Ground berasal dari Amerika. Keduanya memiliki arti yang sama.

Banyak pelaku home-recording atau bahkan studio skala kecil sering menemui masalah noise pada perangkatnya. Anjuran yang sering dilontarkan adalah membenahi jalur ground listrik AC (PLN) di tempat anda.

Sebelum anda baca lebih lanjut, saya sarankan jangan lakukan hal ini! Arus AC 220 volts dapat berakibat fatal. Sebaiknya gunakan jasa ahli yang lebih berpengalaman.

Jalur listrik di rumah anda juga memerlukan ground. Yaitu ditanam kira-kira lebih dari 5 meter ke dalam bumi untuk hasil yang optimal. Beberapa orang mungkin menggunakan cara menanam batang besi yang terhubung dengan ground. Untuk menanam besi lebih dari 5 meter memang tidak mudah. Tapi saya ada memakai metode lain.

Metode yang saya gunakan yaitu menghubungkan kabel dari ground PLN menuju sebatang besi kira-kira sepanjang 1 meter. Lalu dimasukkan ke dalam lubang pipa PVC air sumur (bukan air PDAM) hingga terendam air tanah. Air termasuk konduktor listrik yang baik.

Metode ini lebih praktis ketimbang menggali tanah untuk tanam besi. Gunakan kabel yang cukup kuat untuk menggantung besi tersebut.

Pastikan anda menggunakan kabel, plug, dan socket listrik 3-pin untuk setiap power extension dan perangkat elektronik. Pin ke-3 (tengah) berfungsi sebagai konektor earth/ground. Jika alat elektronik anda hanya memiliki kabel 2-pin, sambungkan antara chasis atau body alat tersebut yang terbuat dari logam menuju earth/ground pada socket listrik melalui kabel terpisah.

POWER SUPPLY

Sebaiknya anda gunakan regulated power supply yang di design khusus untuk menghilangkan electrical ground loop juga dapat menghasilkan tegangan yang bersih dan stabil.

Untuk stompbox, saya tidak merekomendasi adaptor kacangan yang ada dijual di supermarket atau toko kelontong. Bahkan adaptor Boss PSA dan Rocktron DC-On-Tap pun bukan tipe regulated, jadi tidak dapat memberikan arus yang stabil.

Beberapa produk regulated power supply seperti VoodooLab Pedal Power akan mengoptimalkan kinerja stompbox dan juga menjaga koleksi pedal anda dari resiko korsleting.

Harga adaptor jenis ini memang relatif mahal, tapi adaptor ini sama pentingnya dengan stompbox vintage/butik anda sekalipun. Jika dana belum cukup, lebih baik gunakan baterai.

Terkadang muncul juga masalah hum/broom (50/60Hz) pada rangkaian efek dalam pedalboard yang padat. Gangguan ini biasanya diakibatkan oleh power supply atau adaptor yang jaraknya terlalu dekat dengan efek. Solusinya, jauhkan posisi power supply dari rangkaian efek anda.

EXTRA SHIELDS

Hindari bermain gitar dekat layar monitor CRT dan lampu neon karena radiasinya dapat mengganggu pick-up gitar. Kalo perlu ganti dengan monitor LCD dan lampu bohlam.

Gangguan EMI & RFI juga dapat muncul di ampli, efek, dan perangkat audio yang tidak terisolasi dengan baik. Salah satu faktornya karena memakai casing plastik. Casing logam lebih optimal untuk mengisolasi gangguan tersebut. Anda bisa saja melakukan metode shielding seperti pada gitar untuk melapisi alat-alat yang bermasalah tersebut.

Biasanya dalam studio skala besar, isolasi dilakukan dalam konstruksi bangunan. Bukan dengan alumunium foil, tapi memakai metode Faraday Cage yang dihubungkan ke bumi.

Ayah saya pernah bercerita saat salah satu studio shooting TVRI terbakar, terlihat di dalam temboknya ada lapisan timah setebal 2 cm lebih! Timah tersebut digunakan sebagai shielding. Contoh efek Faraday misalnya saat hilang sinyal handphone di dalam lift.

SILENT PEDALS

Pedal noise gate/supressor/reducer seperti Boss NS-2, ISP Decimator dan lainnya cukup populer di kalangan gitaris pecinta hi-gain. Pedal ini diklaim dapat mengurangi noise secara signifikan.

Apakah ini benar? Sebelum menjawab pertanyaan itu, kita harus paham dulu cara kerja pedal tersebut.

Pedal noise-gate akan memotong sinyal di batas (atau threshold) yang kita tentukan. Pedal ini hanya aktif saat kita tidak memainkan not. Biasanya saat itulah kita mendengar noise.

Gitaris hi-gain-metal-chuggers menyukai ini karena tiap jeda riff mereka dapat terdengar lebih dramatis.

Tapi di sisi lain, hal ini dapat mengurangi sustain dan dinamika gitar. Misalnya gitaris blues yang banyak memainkan emosi melalui perubahan volume antara pelan dan kencang. Tapi hal ini relatif dari cara kita mengatur pedal tersebut.

Meski anda sudah menggunakan pedal noise-gate ini, membenahi noise pada gitar dan alat lainnya tetap berpengaruh positif. Noise floor yang ada pada gitar anda akan berkurang. Sehingga anda dapat mengatur knob threshold pada posisi yang lebih rendah.

Misalnya sebelum membenahi noise gitar anda, noise-gate di atur pada threshold -20dB dan setelah dibenahi threshold bisa mencapai -40dB. Dinamika dan sustain gitar pun terjaga.

Ini hanya ilustrasi kasus. Hasilnya tergantung dari kombinasi alat yang digunakan. Gitaris low/medium gain bisa jadi tidak membutuhkan pedal noise-gate lagi.

ELECTROGUITAR

Semua produksi gitar Gibson setelah Juli 2008 (kecuali versi Historic) sudah menggunakan circuit board (PCB) untuk wiring gitar mereka.

Sisi positifnya, bagian dalam gitar terlihat lebih rapi dan tidak ada bekas solder yang jorok. Ongkos produksi dapat ditekan karena lebih cepat ketimbang hand-wiring tradisional.

Sisi negatifnya, kita tidak dapat melakukan modifikasi wiring, misalnya seperti wiring gitar Jimmy Page yang kompleks karena semua jalur sinyal telah dicetak dalam PCB. Mungkin akan menghilangkan garansi. Melakukan metode shielding juga lebih repot karena resiko korslet dengan PCB.

Begitu juga masalah ketersediaan suku cadang Gibson di Indonesia apabila PCB itu rusak. Entah kenapa komponen orisinal atau hi-end ini sulit di dapat di Indonesia. Kadang harus kita impor sendiri atau menunggu penjual eceran yang menyediakan stock terbatas. Atau mungkin harus kita cetak PCB sendiri kah?

WHAT IS YOUR TIPS?

Hasil yang didapat dari metode ini bervariasi. Tergantung dari jenis pickup, kabel, jack, efek, dan ampli yang digunakan. Noise tidak akan hilang 100% tapi cukup berkurang secara signifikan. Secara tidak sadar bisa saja anda dapat memutar knob gain lebih jauh sebelum muncul noise yang mengganggu.

It’s all about tone anyway not noise. Silahkan beri tips, komentar, atau pertanyaan anda.

Recommended articles for you

Add a comment




Archived old comments. Please use the new comment form.

  1. ibor says:

    Salam kenal!.. Nice article! Really! Kebetulan gw juga melakukan beberapa hal yg sama mis: shielding pk alumunium itu.. Anyway gw cm mau share aja.. Gw pake 5 efek tpedal dan menggunakan adaptor rakitan temen gw.. Nah seinget gw utk ngurangin noise dia pake istilah ‘jalur minus’ gt utk efek gw.. Sehingga kabel dc yg bener2 kepake 2bh cm di efek pertama dr adaptor (DD-2)sisanya hanya pk 1 kabel gt (kabel min nya) dan jg dia ada memotong circuit dalam pedal efek gw.. Nah mungkin loe bisa jelasin ke gw maksdnya apa? Sori gw bkn anak tehnik jd penasaran bgt.. Karena cara temen gw lumayan tidak lazim.. Oia tau info revolt! Jg gak? Kali ada email mereka? Please info yah.. Kalo gak via email gw aja. Tq

  2. Hi Ibor, thx udh mampir..

    Dalam tulisan blog di atas, saya berasumsi tidak ada masalah noise di signal-chain (efek, ampli, kabel, jack, adaptor, instalasi listrik PLN, monitor CRT, lampu neon, dll. semua normal). At least dengan metode grounding di gitar ini bisa sebagai solusi ‘parsial’ aja yang kadang malah sering dilewatin.. bakal panjang klo mo dibahas semua jalur signal.

    Setau gwe untuk menjadi sirkuit yang komplit itu harus ada kesinambungan antara arus positif (hot) dan negatif (ground/cold). Tapi berdasarkan cerita lu, gwe berasumsi metode yg dilakukan ama temen lu itu justru pake 1 kabel positif dari adaptor nyambung ke 4 efek lainnya. Kenapa sirkuit tadi masih bisa berfungsi/komplit? karena ground di efek biasanya dihubungkan ke casing, negatif adaptor, dan sleeve jack. Jadi di metode yang lu pake, ground masing2 efek itu ‘dibuang’ ke kabel input/output instrumen ketimbang kabel adaptor hingga akhirnya menuju ground di efek pertama. So it makes a complete circuit dan efek pun bisa nyala juga.

    Tapi apa bener metode itu efektif untuk mengurangi ‘noise’ di efek?? Soalnya justru mnurut gwe cara itu bisa munculin ‘ground loop’ via kabel instrumen antar efek. Coba liat ilustrasi ground loop di isi blog gwe. Ground loop = Noise. Metode grounding yang paling baik itu justru dari berbagai sumber langsung dikumpulkan satu tanpa melalui komponen lain menuju satu tempat ‘pembuangan’ ground. In this case, ground dibuang via kabel adaptor regulated & instalasi listrik PLN yang juga groundnya ditanam ke bumi.

    Tapi klo ada yang bisa jelasin lebih lengkap, I really like to know.

    Untuk artikel tentang adaptor/power supply dan info lain silakan liat site-nya Revolt! di http://revoltmusic.multiply.com/journal/item/4

  3. harkis says:

    Klo manurutku metode temannya Ibor justru jenius. Sebab dengan hanya menggunakan 1 ground di satu FX pertama dan tidak untuk FX berikutnya bisa menghindari Ground Loop yang sesungguhnya. Ground Loop terjadi akibat adanya sambungan yang berbentuk seperti tali laso atau ‘O’. Jika FX disupply pakai adaptor (+) dan (-), FX kedua juga sama, tapi jalur sinyal disambung lagi pakai (-) maka akan terjadi koneksi ground (-) segitiga/laso atau ‘O’. Ini yang dimaksud dengan Ground Loop. Tapi metode temannya Ibor justru tidak membuat koneksi segitiga/laso/’O’ sehingga menghindari Ground Loop.

    Sebenarnya Ground Loop bisa juga dihindari dengan tidak menggunakan adaptor yang di-share (untuk beberapa FX sekaligus). Tapi 1 adaptor untuk 1 FX, sehingga koneksi ground (-) hanya berbentuk ‘U’.

    Begitu pendapat saya. Thank you sudah mau sharing knowledge. Salam.

  4. darjo says:

    Mohon bantuaannyaaa
    saya pakai gitar custom strato tapi PUnya vintage noiseless,,
    tpi kok noisenya masih ada ketika Tone full, apalagi switch 2 3 4 5

    ada usulan apa yang harus saya lakukan?

    • Harusnya kalo konfigurasi PU strat yang S-S-S itu saat switch posisi 2 dan 4 udah hum-cancelling. Kalo udah yakin noise itu berasal dari PU bukan efek/ampli, coba cek wiringnya. Trus usahakan solderan yang rapi, kalo perlu di isolasi supaya gak korslet.

      Kalo mau coba sendiri, search aja tutorial “how to solder” di youtube.

      Thx udah mampir :)

  5. Davidben says:

    wah, nice share nih bro..
    kebetulan gitar strat gw rewel banget nih noisenya. kayaknya mesti di shielding tapi ngeri juga ngerjainnya takut gitarnya knp2. masih baru soalnya =)

    • Thanks bro,
      Emang kalo belum paham dasarnya kesannya rada susah. Silakan riset dulu baru praktek.

      Saran saya sih coba aja buka pickguardnya dulu, trus pelajari alur kabelnya. Ga usah dirubah dulu. Catat dan difoto yang detail supaya ada panduan untuk balikin ke kondisi awal. Tutup lagi pickguardnya.

      Setelah itu pelajari juga teknik solder yang benar. Gak usah langsung test di gitar, tapi pake kabel lain aja. Tutorialnya udah banyak di Google atau Youtube.

      Kalo ngerasa udah siap baru deh cobain di gitar. Buat melakukan star-grounding & shielding ini menurut saya 30% teori 70% praktek. Skill tangan dan kesabaran lebih penting.

      Ngerjainnya jangan buru2. Cari waktu yang leluasa dan santai.

      Silakan tanya di sini kalo masih ada yang kurang jelas ya.

  6. Davidben says:

    bro, gw udah coba shielding. cavity gitar gw udah gw lapisin aluminium foil yg model lakban dan udah gw tes pake multimeter ke semua sudut dan nyambung. terus gw kasih kabel tambahan dari ground pickup ke aluminium tadi. tapi kok tetep aja noise ya?
    jadi gitar gw tuh problemnya noise yg kalo senar disentuh, noisenya jadi berkurang. kalo volume ampli/gitar gw gedein tuh noise ikutan gede. gw udah putus asa bro. gw shielding gitar aja butuh waktu berjam2, bela2in ga makan tapi hasilnya gini. tolong bro ada solusi lain ga? ngomong2 gitar gw stratocaster dgn pickup s s s.
    thx..

    • Apakah ground dari potensio, 5-way switch, dan output jack sudah terhubung dengan ground ke alumunium tadi? Coba baca metode star-grounding di atas.

      Soalnya gak cuma ground dari pickup aja, komponen lain juga butuh ground. Dan pastikan komponen itu jangan menyentuh ke alumunium, soalnya bakal ada ground-loop lagi. Kasih lapisan selotip biasa.

      Kemudian cek juga ground-loop wiring strat-nya dari gambar di artikel saya. Trus mnurut saya, kabel yang menuju bridge gitar itu gak ada faedahnya. Lebih baik dicabut aja.

      Cek juga apakah ampli yang dipake itu terhubung ke listrik PLN yang sudah ada groundnya? Pake socket 3-pin.

      Jika sudah dilakukan semua cara itu, saya juga tidak menjamin noise bakal hilang 100%, karena faktor pickup single-coil dan gain. Tapi seharusnya sudah lebih optimal.

      Let me know how it goes :) jangan menyerah dulu..

  7. Davidben says:

    memang sih wiring gitar gw ada kabel ground yg menghubungkan antar potensio. jadi itu baiknya dicopot aja ya? trus nanti gw pindahin semuanya dikumpulin jadi satu terus ditempel di aluminium gitu? maksudnya komponen itu jgn nyentuh aluminium itu maksudnya pantat potensio yg biasa digunakan sebagai ground itu jgn nyentuh langsung dgn aluminium? terus untuk ground jack output gitar gmn bro? kalo groundnya disatuin gitu bukannya makan tempat ya bro? trus ngomong2 ampli gw roland cube 15x tapi stekernya cuma 2 pin doang. gmn dong?

    • Davidben says:

      oh iya ada bro, ngomong2 kan di artikel lo ada “Remove bridge/Tailpiece ground”.. maksudnya copotin kabel ground yg dihubungkan ke PER nya tremolo yg ada dibagian belakang body y? bener tuh itu dicopotin? gw liat beberapa gitar selalu ada kabel groundnya di sana.

    • “memang sih wiring gitar gw ada kabel ground yg menghubungkan antar potensio. jadi itu baiknya dicopot aja ya? trus nanti gw pindahin semuanya dikumpulin jadi satu terus ditempel di aluminium gitu?”

      - Yup

      “maksudnya komponen itu jgn nyentuh aluminium itu maksudnya pantat potensio yg biasa digunakan sebagai ground itu jgn nyentuh langsung dgn aluminium?”

      - Yup. Karena badan komponen itu juga menyalurkan ground. Kalo ditambah kabel lagi menuju ground bakal terjadi ground-loop. Ground yang optimal hanya boleh ada satu jalur saja supaya tidak terjadi ground-loop. Jadi pilih aja salah satu, mau jalur ground potensio nempel via alumunium atau via kabel. Saya sih lebih milih kabel aja.

      “terus untuk ground jack output gitar gmn bro? kalo groundnya disatuin gitu bukannya makan tempat ya bro?”

      - Pasti bisa muat lah.

      “trus ngomong2 ampli gw roland cube 15x tapi stekernya cuma 2 pin doang. gmn dong?”

      - Steker ampli pasti ada 3 pin, gak mungkin cuma 2 pin. Lihat gambar di atas letak pin ketiga (ground) itu ada di samping badan steker. Jadi steker itu harus selalu dicolok ke socket yg memiliki 3 pin juga.

  8. Davidben says:

    Serius bro gw ga bohong.. Ampli gw stekernya cuma 2 pin. Pertamanya gw pikir gw dapet barang kw nih, nah terus gw ke rmh temen gw yg jg punya ampli sama kyk gw. ternyata sama juga stekernya cuma 2 pin. ternyata setelah gw cek sana-sini, noisenya itu dari ampli gw bro. pas gw pegang salah satu sekrup yg di body ampli, noisenya berkurang jauh banget. apa ada solusi bro?

    • You’re right. My bad :) Ternyata emang cuma ada 2 pin. Trus ampli si temen itu apakah punya penyakit noise yang sama juga?

      Paling solusi grounding yang kepikiran ama saya:

      1. Putar arah steker waktu dicolok ke listrik
      2. Mungkin groundnya ada di casing besi belakang. Bisa coba hubungkan pake satu kabel terpisah antara casing ampli dengan pin 3 dari socket di tembok.

      Tapi udah yakin ya instalasi PLN di rumah sudah ada grounding yang benar. Kalo groundingnya gak bener ya tetep percuma juga.

      Gimana tuh?

  9. stratville says:

    saya punya gibson les paul 2003 cuman herannya koq noise banget ya,..saya lita-liat dalamnya ga ada yang putus,.solderan jg masih bagus..kalo dipegang senar atau bridgenya baru ilang,yp kalo dilepas trutama saat hi gain wah ga enak banget di telinga..bisa kasi saran ga bro..?kalo bisa sama gambarnya ya,..Thanks…

    • Hi bro, Thx udah mampir :)

      Noise ngga selalu muncul dari gitar. Tapi bisa juga dari rangkaian sinyal lain seperti kabel, efek, ampli, dll. Supaya bisa nemu asal noise-nya musti di cek satu per satu sebelum menyimpulkan noise itu berasal dari gitar.

      1. Coba aja dulu gitar langsung colok ke ampli, apakah masih kedengeran noise yg sama?

      2. Coba colok gitar lain ke ampli tadi, apakah masih kedengeran noise yang sama?

      Kalo instalasi ground PLN dirumah gak optimal ya percuma juga. Dan hal yang sangat wajar terjadi kalo pake settingan ampli hi-gain itu bakal ada noise juga.

      Artikel saya di atas tidak menyatakan noise bakal hilang kalo pake sound hi-gain. Tapi setelah gitar saya dibenahi grounding-nya, saya merasa noise yang mengganggu itu terjadi saat knob Gain itu diputar lebih jauh dari biasanya.

      Sementara itu dulu sarannya. Let me know the result.

  10. Fritzer says:

    gan, kalau sekrup yang ditancepin ke bodi gitar itu kecil (sekitar 1cm) berpengaruh ga kalo dibandingin sama sekrup yang lebih besar? soalnya ane pake yang kecil, tp noisenya masih cukup kerasa. :)

    • Anda pake pickup jenis apa?

      Sekrup itu tidak usah pake yang ekstrim. Yang penting koneksinya tidak putus dengan SATU kabel ground dan shielding. Mungkin bisa dibantu selipkan Ring logam yang lebar ke sekrupnya supaya kontak ke permukaan shielding lebih luas.

      Pastikan juga tidak ada kabel dan komponen lain yang kontak langsung ke area shielding/alumunium selain SATU kabel ground dalam teknik star-grounding ini. Jika ada kontak lebih dari satu ground bakal terjadi ground-loop lagi.

      Sementara itu dulu sarannya. Gimana hasilnya?

  11. Fritzer says:

    Wah saya baru sadar, ternyata bagian bawah potensiometer lupa saya kasih isolasi, jadi badan potensio nya nempel di aluminium. :)
    Saya mau tanya lagi dong, kok pas saya coba tes aluminium foilnya pk multimeter, jarumnya ga gerak ya, apa aluminium emang bgitu? (kebetulan ane pk aluminium lakban, dan multimeter analog)

    • Saya berasumsi multimeter analognya udah diset ke Ohm-meter (bukan volt-meter, dll.) dan berfungsi normal. Alumunium termasuk konduktor listrik yang baik. Kecuali sisi yang ada lapisan lem-nya tidak bisa jadi konduktor. So, harusnya jarum multimeter itu bergerak.

      Jadi, tiap sambungannya harus diakalin supaya sisi alumunium itu saling bersentuhan. Pastikan tidak ada bagian yang putus dari tiap lempengan alumunium itu.

  12. Fritzer says:

    udah saya set ke ohm.. apa aluminium banyak jenisnya kah?

    • Ah yaa bener juga. Mungkin lakban alumunium yang anda pakai itu memang tidak konduktif. Biasanya alumunium tape itu keliatan sangat mengkilat. Coba tes pake alumunium foil yang biasa dipake buat masak. Gak mahal koq.

  13. Arif says:

    Mas sya mo nnya ne, prbedaan antara pot. 250K n yg 500K itu dri segi suara ap yg berubah…
    Oiy utk shielding’a saya udh coba n hasil’a bner2 memuaskan mas, sya cba psang d gitar sya, sya pake Yamaha pacifica tpi udh jadul n udh usang jd bnyak grounding’a…

    • Pot 250K: Cenderung nge-cut freq tinggi.
      Pot 500K: Cenderung nge-cut freq rendah.

      Jadi kalo karakter asli (kombinasi kayu, pickup, senar) gitar terlalu nge-bass/muddy bisa dicoba pake pot 500K atau 1M supaya soundnya cenderung lebih bright.

      Begitu juga sebaliknya kalo karakter aslinya terlalu treble/tajem bisa dicoba pake pot 250K supaya soundnya lebih smooth.

      • Arif says:

        Okey mas thx sran’a :)
        oiy mas sya mo nnya ne, kabel yg d pke sm gtar thu ga smbrangan kah mas??? Coz wktu itu ane prnah ngoprek gitar’a kawan tapi thu isi’a udh parah banget n bnyak kabel yang lepas truz ane coba fix-in n ganti semua kabel’a, nah bgtu slesai koq kata temen ane thu suara gitar’a ga senyaman dlu.
        Nah ane bngung ne cz ane gnti pke kbel instrument yg ad d psaran…
        Tlg sran’a mas…
        ;)

        • Tone/sound gitar bisa sangat personal bahkan jadi tradisi. Meski teknik star-grounding & shielding ini sangat berguna, tapi tidak semua pabrik gitar mau melakukannya. Kenapa? Karena sudah tradisi dari jaman dulu juga.

          Buat sebagian gitaris, pake komponen jadul era ’50-’60an itu adalah ‘sempurna’. Buat mereka noise itu menjadi bagian penting dari TONE. Tapi inilah selera.

          So, mungkin metode anda tidak salah. Cuma hasilnya yang tidak cocok dengan selera teman anda.

          ———————–

          Sekedar info tambahan,

          Kabel yang sering dipake buat wiring gitar ada beberapa jenis:

          1. Vintage Push-Back Cable:
          Insulator bahan kain. Rentan terhadap noise. Mahal. Standar pabrik untuk gitar era ’50-’60an.

          2. Shielded Cable:
          Ada lapisan rajutan serabut kawat yang melindungi dari noise. Harga masih di atas kabel non-shielded. Fisik lebih tahan lama.

          3. Non-shielded Cable:
          Tanpa rajutan kawat. Murah. Mudah di dapat.

          Buat saya, kabel non-shielded yang ada di pasaran dengan ukuran .22AWG s/d .24AWG itu sudah cukup untuk wiring gitar. Usahakan kabel yang dipake sependek mungkin.

          Kecuali masih ada noise yang mengganggu (dan dana lebih) silahkan coba gunakan jenis Shielded-Cable.

          Apapun jenis kabel wiring yang dipilih, SELALU gunakan jack & kabel instrumen berkualitas!

  14. Arif says:

    Okey mas thanks banget atas masukan’a…
    Ne sya mo nnya lagi tentang gitar ane yg udh lama ga ane pake (Squier Telecaster), ni gitar suara string 1 n 3′a koq jdi nada mati (buntet) y mas, prtma ane qr senar’a yg udh kadaluarasa tpi stlah d gnti semua merk n semua ukuran tpi ttp ngluarin nada senar mati, truz sya gnti pick-up di smua sisi jg ttp sma, truz sya stetl2 d bgian saddle bridge jg ttp sma g ad prubahan, saking jengkel’a smpe skrg ne gitar cm nongkrong z d kamar…
    Tolong bnget msukan’a mas…

    • Makasih juga udah baca artikel saya :) Tapi maaf saya juga blum punya solusi. Mungkin harus dicek kondisi pickupnya lebih jauh.

      Mungkin ada pembaca di sini yang bisa bantu?

  15. Arif says:

    Mas saya mo tanya, kegunaan capasitor d gitar itu lebih ke segi mana ya, kalo semisal capasitor yg ad it d rubah capasitansi’a apakah suara juga berubah atau gimana mas…
    Thx…
    :)

    • Capacitor itu sebagai tone-control. Nilai capacitor itu pasti berpengaruh terhadap respon tonal gitar.

      Eric Clapton sempat dikenal dengan ciri khas sound gitar “Woman Tone” salah satu tekniknya dengan memutar tone-knob gitarnya sampai minimum.

      Btw, bahasan ini sudah diluar topik “Noise” artikel ini. Kalo masih ada pertanyaan tentang tone gitar umum, bisa dibahas di artikel lain supaya tetap relevan:

      http://intonasi.com/how-to-make-your-guitar-sound-like/

      Terima kasih :)

  16. Arif says:

    Okey mas thank u banget ne,,,
    nah ne msh ad sdkit yg mengganjal, gitar sya koq klo d pake maen teknik double stop atw bending2 blues (cntoh senar 3 bending trus smbil petik senar 2, maf g tau ap nma tknik’a) nah it dy koq suara senar 2 dan 3′a koq bertabrakan ya mas, jd suara’a kyak speaker pecah klo d petik berbarengan, tpi klo d petik satu2 suara’a sprti biasa, klo boleh tau penyebab’a apa ya mas,,,

  17. panji laksono bayu says:

    artikel bagus om..

    habis baca artikel ini bbrp hari yang lalu, langsung saya oprek strato saya yang noisenya minta ampun bikin malu2in.. hehehe.. (saya beli strat kondisi baru pada waktu cek di penjualnya dengan pake ampli combo noise-nya kecil sekali hampir ngga ada. tetapi setelah saya pakai di beberapa studio yg berbeda selalu muncul noisenya. trus saya cek dgn multi efek menggunakan batere tetep aja noise.)

    teori om bagus sekali tetapi koq masih tetep noise ya? padahal saya tes pakai multi efek dgn batere (tanpa adaptor). kira2 saya salah di mananya ya? semua sudah saya aplikasikan di gitar saya.. btw pada aluminium foil biasanya kan ada sisi yg mirror dan ada yang doff, kira2 penggunaan yang benar itu alum foil yg bagian mana? thx before.

    • Hi Panji, makasih udah mampir :)

      Just to get things straight, pickup single coil selalu-pasti-akan ada noise. Kadar noise hanya berkurang setelah melakukan metode yang benar. Tapi banyak gitaris yang cukup toleran dengan noise tersebut asal bisa mendapat karakter khasnya Strat. Beda kalo pake Les Paul dengan pickup jenis Humbucker.

      Batre juga bukan solusi yang absolut untuk menghilangkan noise. Karena efek pun adalah faktor dalam menambah noise.

      Alumunium foil bebas mau tempel sisi mana aja yang penting tidak jalur yang putus dari ujung ke ujung. Tes pake multitester.

  18. andry says:

    sya mau tanya ni,…
    gtar saya gibson les paul
    tp noisenya ktrlaluan bget..kalau pke efek mpe ada suara …ngiiiiiiiiiiing,..yg bkin tlinga pnas ktika smua tunner nya di pooolin.. noisenya garang bget…ampun dah
    sya jg uda pake gtar sya d brbgai studio musik,trnyata masih muncul aja tu noisenya…sumpah gak enakin bget,jd gk bsa maen gtar pke efek mas..
    apa mslhnya pda pick up nya ya…
    sya pke 2 humbucker pick up..
    mhon bntuanya mas…

    • Hi, welcome :)

      Jadi noise itu cuma muncul saat pake efek apa? Kalo di test pake ampli (di set clean/overdrive) tanpa efek hasilnya gimana?

      Saya masih rancu nih ama bunyi ‘noise’ yang mas deskripsikan. Noise itu ada kedengeran yang hiss, ada yang buzz, ada juga yang high-pitch oktafnya lebih tinggi daripada bunyi feedback biasa.

      Coba aja dulu benahin wiringnya & jangan lupa di shielding juga. Caranya kan udah lengkap tuh di artikel saya :)

      Tapi kalo semua metode di atas udah dikerjakan dan noise itu masih tetap ada, coba cek pickup anda pada ahlinya. Atau kalo ada teman yang punya pickup nganggur dipinjam buat test aja.

      • ANDRY says:

        kalau gak pke efek si lumayan jrnih..
        krena saya pake cara menyambungkan salah stu jack pada ampli pake kabel trus sluran kbel tu saya msukan k dalam tanah, jd ground nya brkurang n suaranya jd lmayan jrnih
        (sya mau tanya jg mas apa cara yg saya lakukan itu ada dmpak ngtifnya gak y mas, soalnya sya lkuin tu d ksh tau tmen sya tu,hehe)
        ,sya pke ampli V7 108, yg ada distorsinya..
        nah, kalau distorsinya d aktifkan trus volumenya d naikan,blum nympe stengah udah bunyi lagi tu noise yg bunyinya ngiiiiiiiiiing…,gtu mas..
        begitu juga kalau pake efek sndiri,msal levelnya d naikan pasti bunyi itu muncul lagi tu…
        mhon bntuanya mas,hehe

        • Coba pake gitar lain dicolok ke efek+ampli yang sama, masih tetap ada masalah itu ga? Kalo lancar, berarti ada masalah di Les Paul anda.

          Sekali lagi saya sulit mendeteksi jenis noise yang anda maksud. Bisa direkam suaranya?

          Kalo jenis “high-pitch noise”, itu karena ada gangguan dari sinyal radio. Solusinya pake metode shielding.

          Tapi bisa juga bunyi noise itu adalah feedback yang ngga terkendali. Mungkin ada masalah di wax potting atau gulungan internal yang bikin pickup anda jadi terlalu microphonic. Ini musti di cek sama ahli pickup. Kalo mau saya bisa kasih rekomendasi sih.

          Soal metode grounding anda, menurut saya itu cara darurat aja. Belum tentu optimal. Karena butuh kedalaman tanah lebih dari 15 meter untuk dapetin grounding yang reliable.

  19. angga says:

    mas saya baru beli amp gitar bugera 6260 head cabinet.
    pas di rumah langsung saya tes pakai gibson zw custom dgn pick up EMG aktif 81 85. kabel canare.
    saya tes drive dari amp nya tapi noisenya kagak nahan..
    dengan settingan knob volume nya di angka 2 dan gain nya di jam 9 udah parah bgt noisenya , bagaimana mau di vol maks gainnya , di angka jam 9 aja udh gede noisenya.. “nggiiiinnng”.
    dan ane udh coba tes ke amp lain adem2 aja tuh gak ada noisenya.
    apa mungkin ini permasalahannya pada ampli gan?? kalau benar dari ampli apa yg harus di lakukan.
    sebelumnya PLN di rumah saya tidak ada ground2.

    • Musti dicek dulu:
      - Nyalain ampli tanpa jack gitar. Putar knob gain apa muncul noise yang sama?
      - Nyalain ampli dengan jack tanpa dihubungkan ke gitar. Jangan sentuh ujungnya apa masih ada noise yang sama?
      - Colok gitar lain ke ampli itu. Apa masih ada noise yang sama?

  20. angga says:

    mas udh saya coba dgn yang mas suruh.. pertama :
    - Nyalain ampli tanpa jack gitar , knob gain di jam 12. hasilnya : ada noise seperti suara sinyal radio static nya mas..

    - nyalain ampli dengan jack tanpa di hubungkan ke gitar . hasilnya : sama aja seperti yg di atas.

    - colok gitar lain ke ampli : dengan gitar PU passive malah parah noisenya ngiiiinnnggggg…

    • Sori lama reply-nya.

      Sepertinya memang ada error di amplinya. Saya anjurkan diperiksa sama profesional atau klaim di toko tempat anda beli.

      Jangan coba bongkar sendiri tanpa pengalaman. Soalnya sirkuit ampli itu ada tegangan tinggi. Resiko bisa fatal.

      Goodluck :)