Seymour Duncan P-Rails SHPR-1

Tidak perlu lagi saya merangkai kalimat penuh intrik untuk mengawali tulisan review tentang pickup Seymour Duncan P-Rails™ ini. Hanya melihat foto produk inovatif ini saja sudah membuat hormon G.A.S. saya muncrat tak terkendali.

Desain P-Rails ini menggabungkan konstruksi single-coil (Rails), soapbar (P-90), dan humbucker ke dalam satu pickup. Kompatibel dengan ukuran pickup humbucker standar.

Hingga review ini ditulis, entah kenapa P-Rails belum dijual resmi di Indonesia. Saya beruntung bisa mendapatkannya di Indonesia dengan harga yang relatif murah pula.

HALF-BLOOD PUPPIES

Jika dilihat dari spesifikasi teknis pickup ini, ada sedikit perbedaan atau mismatched antara kedua coil-nya. Tapi bisa dibilang hum-cancelling masih tetap optimal.

Di sisi lain, pickup revolusioner ini juga rada sulit dibandingkan tone-nya dengan tipe Seymour Duncan (atau merk) lainnya, karena konstruksinya sangat berbeda. Tergantung wawasan Anda tentang brand/tipe pickup lain, P-Rails ini adalah perpaduan dari beberapa tone tersebut.

Frank Falbo sang kreator P-Rails ini menyarankan agar memakai satu set P-rails untuk posisi bridge dan neck. Karena saat masing-masing P-90/Rails bridge dan neck diaktifkan bersamaan (atau posisi tengah/middle) akan menghasilkan hum-cancelling yang sempurna. Tapi ini bukan aturan ketat, P-Rails masih bisa dikombinasikan dengan pickup lainnya.

Di website Seymour Duncan mengklaim jika humbucker disambung secara parallel akan menghasilkan P.A.F. tone. Kombinasi mismatched kedua coil-nya pun akan mengurangi phase-cancellation yang dapat menyebabkan tone menjadi tipis.

Custom Wiring

P-Rails ini saya pasang di gitar Ibanez JetKing II yang kebetulan sudah memiliki dua switch SPST ON/OFF untuk fitur coil-split, kemudian saya tambahkan toggle-switch DPDT ON/ON untuk memilih antara P-90 atau Rails saat coil-split di aktifkan. Jadi saya tidak bisa mengkombinasikan P-90 (neck/bridge) dan Rails (neck/bridge) secara terpisah. Berikut skemanya:

Satu unit pickup ini dapat menghasilkan 4 tone yang berbeda (Series HB/P-90/Rails/Parallel HB). Tapi karena saya hanya memakai sambungan seri, saya mendapatkan 13 kombinasi wiring:

  1. Neck Humbucker
  2. Neck P-90
  3. Neck Rails
  4. Bridge Humbucker
  5. Bridge P-90
  6. Bridge Rails
  7. Both Humbucker
  8. Both P-90
  9. Both Rails
  10. Bridge Humbucker & Neck P-90
  11. Bridge Humbucker & Neck Rails
  12. Neck Humbucker & Bridge P-90
  13. Neck Humbucker & Bridge Rails

Gitar saya hanya memakai satu volume tanpa tone sehingga menghasilkan sound yang lebih bright dan raw. Saya gunakan potensio 250K Ω pada volume untuk menghaluskan treblenya. Tonewood yang cenderung dark dari body kayu mahogany dan fretboard kayu rosewood juga menjadi faktor untuk menghasilkan tone keseluruhan yang lebih seimbang pada gitar ini.

TONE TONK TONG

Dalam website Seymour Duncan disebutkan saat kedua Rails diaktifkan pada posisi middle akan menghasilkan tone yang mirip seperti Stratocaster pada posisi “2″ atau “4″ (bridge/neck & middle pickup). Hal ini diakibatkan oleh jarak kedua Rails yang berdekatan jika P-Rails dipasang sesuai anjuran.

Jika dilihat foto P-Rails yang sudah terpasang di gitar saya, mungkin Anda sudah memperhatikan bahwa pickup pada posisi neck saya pasang terbalik. Sehingga Rails di neck lebih dekat ke arah fretboard ketimbang ke arah bridge.

Jarak Rails yang berjauhan tersebut menurut saya lebih mirip dengan konfigurasi pickup pada gitar Telecaster. Sedangkan posisi pole pieces untuk P-90 tidak bergeser terlalu jauh, jadi tone posisi neck P-90 masih relatif sama. Hal ini sengaja saya lakukan karena saya tidak terlalu suka tone “2″ atau “4″ pada Stratocaster. Ini hanya selera pribadi.

Di bawah ini adalah sound sample awal yang saya rekam saat P-Rails (SHPR-1b) bridge masih dikombinasikan dengan Seymour Duncan ’59 SH-1n neck. Sound sample ini hanya sebagai ilustrasi karakter pickup ini terhadap settingan sound mulai dari clean, crunch, dan distortion.

Saya juga tidak menyatakan bahwa pickup ini berhasil mensimulasikan ketiga pickup tradisional. Tapi setidaknya karakter krusial P-90 yang tajam dan berlemak; begitu juga dengan Rails yang bening dan tipis masih terasa di pickup ini. Sedangkan untuk humbucker terdengar cukup unik karena perpaduan dua coil yang tidak serupa tersebut.

Perbedaan overall level output pada kombinasi tertentu juga masih dalam batas wajar. Skenarionya bisa saja seperti ini: Saat petikan/strumming rhythm menggunakan Rails, kemudian full-sound humbucker digunakan saat reffrain, dan melodi yang cut-through-the-mix menggunakan tone P-90.

VERSATILIZER

Target pasar Seymour Duncan untuk produk ini adalah gitaris yang mendambakan keragaman tone pada gitar mereka untuk memainkan berbagai genre musik.

Sebenarnya saya juga tidak berharap tone yang dihasilkan P-Rails ini adalah gabungan dari tiga karakter pickup tradisional yang absolut. Jika Anda lebih suka tone sejuta-umat PAF/P-90/single-coil sebaiknya Anda pakai saja gitar Les Paul, McCarty, atau Stratocaster.

Salah satu nilai jual P-Rails ini adalah ukurannya yang sebesar pickup humbucker normal. Jadi pickup ini dapat dipasang tanpa harus melakukan modifikasi pada body gitar. Nilai jual gitar Anda pun relatif stabil.

Saya jauh lebih puas menggunakan pickup ini untuk metode coil-split atau metode wiring kompleks lainnya ketimbang menggunakan humbucker normal, karena P-Rails memang di desain untuk modifikasi semacam itu. Coil-split pada humbucker low/medium output akan menghasilkan tone yang lembek dan tidak otentik.

Pickup ini juga cocok untuk struggling guitarist atau bahkan gitaris pro yang ingin mendapatkan ketiga tone tersebut tanpa harus membawa tiga gitar berbeda saat live di panggung. Pastikan efek dan ampli Anda sudah di set untuk kompensasi perbedaan overall level outputnya.

Recommended articles for you

Add a comment




Archived old comments. Please use the new comment form.