“Langit terbuka luas, mengapa tidak pikiranku, pikiranmu?” –Pure Saturday
Ada banyak musik bagus ketimbang hanya mendengarkan Led Zeppelin atau Guns N’ Roses seumur hidup. Musik mereka abadi. But that kind of music has been done.
Memang ada beberapa musisi yang tetap menjunjung tinggi nilai tradisi tersebut. Ada juga musisi yang dapat membawa musik ke level berikutnya. Berkat peran dari teknologi muncul Kraftwerk, Steve Vai, Nine Inch Nails, dll. Ada juga sisi gelap dari teknologi dimana segalanya terkesan menjadi lebih ‘mudah’.
![]()
Software audio berkembang pesat sehingga anda dapat membuat musik hanya dalam hitungan menit saja tanpa perlu keahlian yang dalam. Dengan bantuan teknologi, anda dapat berperan sebagai drumer, kibordis, gitaris, bahkan vokalis secara simultan dan virtual. Atau dapat mereparasi, memoles, bahkan merubah sound dan permainan anda. Sehingga tercipta varian baru dari Milli Vanilli. Apakah itu esensi dalam berkarya?
Saya tidak menyuruh anda harus bersikap seperti apa. Karena itu terserah pandangan anda bagaimana melihat teknologi. Bagi saya menggunakan teknologi akan memberikan kemungkinan baru dalam berkarya yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Jika saja Jimi Hendrix dan The Beatles masih ada hingga saat ini, saya yakin 100% bahwa mereka akan menggunakan ProTools untuk album baru mereka. Atau bisa saja teknologi dibidang musik jauh lebih pesat daripada saat ini berkat kehadiran mereka.
Add a comment
Archived old comments. Please use the new comment form.